benny.vcisbtfl@gmail.com

+64 812 7857 4286


Gagalnya Produk SD 025 Inhu Riau 5Miliar, Program Dinas Pendidikan

Kemas Media KM Riau
Publikasi :
By.Benny


Dibaca sebanyak : 28 Pengunjung
Terbanyak Kunjungan Kota Batam sejumlah 9 Orang
data berdasar ISP.
Gagalnya Produk SD 025 Inhu Riau 5Miliar, Program Dinas Pendidikan

Anggaran Daerah APBD melalui Instansi Pendidikan merencanakan Pengadaan Gedung Sekolah Pendidikan 025 Inhu (Indragiri Hulu), Riau.

Surfey, Draft, usai. Anggaran ditetapkan sebesar 5Miliar Pembanguna SD 025 Inhu.

Berjalan lancar hingga ditunjuklah Pengusaha Pengerjaan Produk atau Kontraktor, skema (urutan kekuasaan tertinggi dari atas ke bawah) :
-Ahmad Sarkawi (AS), PPTK (Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan). Pihak Pemerintahan Kantor Dinas Pendidikan yang ditunjuk Kepala Dinas (Kadin) Kesehatan, mengawasi, memeriksa, menyetujui Kegiatan.
-Suwardi dan M Fikri, Konsultan Pengawas. Bertugas mengawasi Kontraktor menyesuaikan dengan Analisis Pembukuan saat Pembentukan Produk/ Kontruksi.
-Adi Sucipto, Kontraktor PT Inhu Pratama Mandiri.
-Andi Akib, Sub Kontraktor 1.
-Antonius, Sub Kontraktor 2.

Proyek Gagal Pembangunan Gedung Sekolah SD 025 Inhu. Menurut laporan hanya 27% terproyeksi. (sekitar Pondasi, rangka kolom).
Kontruksi terhenti di Antonius Sub Kontraktor 2. Menyerah, Keuangan dikembalikan ke Pemerintahan 73%  (27% - 100%).

2016 hingga 2024 dimulailah Penyidikan. (27% terhadap 5Miliar lumayan banyak, Produk Gagal dibuat, terlebih Penyalahan Pasal Pencairan Uang/ Termyn % terproyeksi tahapan sub Kontrak Dinas Pendidikan).

Berita 2018 menyebutkan, Korupsi 1,3Miliar. Angka tersebut merupakan 27% terhadap 5Miliar, tepatnya 1.350.000.000. [Kita sebut sebagai baseA].
baseA memang Kerugian Negara, sebab Produk Gagal Dibuat, batal, Uang Terbuang. Namun baseA bukan kategory Korupsi, sebab Kontraktor atau Pemilik Modal Keuangannya Harus Diganti, pembelian berbagai material Konstruksi yang hanya 27%. Per Bulan Termyn Pencairan 500juta (Uang Kontraktor harus diganti menurut Progres schejedule laporan lapangan).

Dimana Permasalahan ? Kenapa tidak dilanjutkan Pembangunan Pendidikan Study ?
Kami Pribadi (Benny) mendapatkan Perencanaan 2007-2008 ratusan Milyar, hingga 1Triliun Riau.

Kontraktornya Tak Mampu segi Keuangan, nggak bisa Cair belum Progres Kerja! hingga di Oper-oper. Kami tak melihat Korupsi kesengajaan skema Sub Kontraktor atau Instansi.

Kami menggunakan Cookie sebagai Pengawasan, Keamanan, Statistik Website.

Tolak